Me and Friends

Me and Friends
FOSMAN (Forum Scientist Muda Nasional)

Kamis, 16 Mei 2013

1000 kata di 16 Mei 2013


Lagi-lagi 1000 kata yang harus aku tulis. Nggak ada judul lain apa? Gek ini mau nyerita’in apa coba. Nggak ada ide. Mau menceritakan apa gitu. Kemarin sudah menceritakan para Ustadz. Hmm... sebenarnya masih banyak sih Ustadz-ustadz favorit aku. Sekarang aku mau menceritakan tentang SEVEN DUGONGS. Apa?? Tujuh Dugong??? Ada yang tahu nggak DUGONG itu apa? Search deh, di Google.
Aku dulu, nggak tahu apa itu Dugong. Awalnya 6 orang teman-temanku pada bercanda ngucapin dugong-dugong melulu. Aku Cuma krik krik wae. Lah, nggak tahu apa apa. Kami 7 orang, mau tahu siapa aja? Aku kasih tahu deh. Yang pertama komandan dulu namanya Monic. Dia ini orangnya baik, bisa dibilang galak, orangnya apa adanya (suka bilang suka, enggak bilang enggak), dan yang paling penting adalah suaranya yang melengking dan lirikan matanya yang cethar membahana badai menggelegar.
Yang kedua adalah danpokma (Komandan Kelompok Markas). Ia adalah Ratna yang biasa dipanggil Luna. Kostnya dia selalu dipakai untuk kumpul anak-anak. Tempat curhat, menggalau bersama, mengerjakan tugas, dan segala macem deh. Disinilah benih- benih cinta kami tertanam dan tumbuh subur sampai kemana-mana. Hohoho. Dia ini anaknya paling pinter deh diantara kami, rajin, baik, sabar. Dia tu ya walaupun dalam keadaan capek, dia tetap mau mengajari aku mata kuliah yang aku belum bisa. Pernah ya aku nginep di kostnya, dia belajar sama Puspa. Nah, aku tidur deh sampai jam 11 malam. Tepat banget jam 11 mereka sudah selesai belajar. Luna pun sudah kelelahan dan bersiap untuk menuju ke dunia mimpi. Aku mulai belajar dengan segenap kemampuanku, memahami isi catatan buku si luna. Huaaa,,, cukup membingungkan. Sekitar pukul 1 malam Luna terbangun. Hemm, sepertinya dia mengetahui kalau saya lagi kebingungan. Memang itu anak sangat peka terhadapku.
Dalam keadaan sadar dia bertanya kepadaku “bingung ra rul?”
“Bingung e lun” jawabku.
Lalu dia menerangkan dengan sangat detail dan jelas, sampai aku mengerti. Setelah, selesai menerangkan dia bertanya lagi. “Yang belum jelas yang mana?”
Tapi aku lupa, waktu itu aku jawabnya apa hehe. Pokoknya setelah itu, dia bilang ke aku “Yaudah aku tak tidur lagi ya”.
Baik banget kan tu anak. Kalau menceritakan dia, paling banyak deh cerita menariknya. Dia tu pernah suka sama cowok ya, kenalnya lewat FB. Dia juga sempat nembak. Tapi ditolak. Hem.. abstrak sih, tidak nyata. Tiap kali aku berkata bahwa itu laki-laki abstrak, pasti dia balik ngejek benzema tambah nggak nyata. Sedih kan kalau gitu T.T.
Padahal benzema kan bergerak, tendang bola sana, tendang bola sini. Tersenyum, dan lain-lain deh. Lalu setelah itu dia juga suka sama teman cowoknya satu jurusan. Gara-gara apa coba?? ANIME. Yaa,, Anime. Kog bisa ya?? Ya, dia suka yang jepang-jepang gitu, tapi setelah jadian, malah sekarang dia tidak begitu suka. Sebelum jadian, dia benar-benar melewati masa-masa kritis. Sempat di tolak, sempat berniat mau bunuh diri, Ya ampuuun anak zaman sekarang. Aku pada waktu itu lagi Musyang, baca status di FB-nya. Aku takutlah, ya ampun. Luna, anak baik-baik, sampai kyak gitu. Tapi ya Alhamdulillah, tidak terjadi apa-apa. Sekarang malah mereka jadian dan saling mencintai, ceileeeehhh...
Sekarang siapa lagi ya. Hem..sisil aja deh. Ni anak adalah orang yang paling teraniyaya dimanapun ia berada, ada atau tidak adanya dia, dan bersama siapapun ia. Kalau ada sisil, dia yang selalu dijadikan bahan ejekan, tapi ya salutnya dia nggak pernah marah. Walaupun dahulu pada awal kenal, dia pernah marah kalau sering diejek gitu. Kalau lagi kumpul-kumpul bareng dan tidak ada sisil, dia tetap dijadikan bahan ejekan. Waduh,,kasian bener ya. Bayangin aja, dia nggak ada diejek apalagi ada. Habis gimana ya, dia orangnya pasti adaaa aja hal yang istimewa. Nah, ini ada yang istimewa juga, orang lain pun yang nggak kenal juga pun ikut-ikutan. Aduh aduh sisil, dirimu itu.... hahaha...
Selanjutnya, Bunda dulu ya. Namanya Ignes Marga Juwita. Dia ini, orang yang dituakan. Yaa,, ibunya anak-anak lah. Lho??? Hahaha. Dia ini pacarnya Papa Grandis. Lengkapnya Tectona Grandis. Hem, tu nama ilmiahnya Pohon Jati. Lucu ya. Bunda ini anaknya gimana ya baik, pinter, terus apa ya, dewasa mungkin. Hahahaha....
Terus sekarang Irham Nisa. Panggilannya Nisa aja deh. Kan cewek, bukan cowok. Dia ini anaknya semangat, ceria, nggak munafik juga. Dia juga yang memperkenalkan aku dengan Menwa. Yupz, Resimen Mahasiswa. Militer donk?? Hemm,, nggak juga. Hehehe..
Semua kog pada nggak menyangka ya, kalau aku adalah Menwa. Hemm...rasanya jadi teristimewa gitu. Hahaha...
Di menwa tu ya, asyik kog. Mulai dari teman-temannya, acaranya, apalagi pas lagi pertamana punya Camen. Asyik banget. Berasa gimanaaaa gitu.
Sekarang, cerita tentang siapa ya, teman dugongku yang terakhir. Namanya Rowi. Dia dulu murid ibuku pada saat SMA. Dan kuliah satu kelas sama aku. Tapi sayang, dia lagi cuti. Huhuhu.. Biasanya ya, kalau aku nggak dong sama mata kuliah, pasti aku langsung ke kost dia. Dia kan anaknya pinter gitu, sabar, kalau lagi ngajarin aku, bener-bener deh kayak guru les ku. Apalagi pas dulu aku remidi Biologi Vertebrata, uiiiih kayak di dongengin deh aku. Lah sekarang, siapa coba yang mau ngajarin aku. Si Luna, Mbak Septi, tapi jauh dari rumah. Tapi nggak papa deh. Cari ilmu kan memang butuh pengorbanan brow. Hahaha.
Baru 826 kata ni. Bagusnya ngobrol apa lagi ya.
Aku bingung nieh. Ada yang mau memberi saya ide. Ide apa saja deh. Aku sudah nggak ada ide ni. Bingung mau nulis apa. Tapi ya harus dipaksa walaupun nggak ada ide.
Oya, dugong itu bukan geng lho. Itu hanya sebutan saja karena kita sering bersama-sama. Tapi bukan berarti kita tu terus menggerombol dan tidak bersosialisasi dengan teman atau orang-orang sekitar. Kita juga tetap bersahabat dengan yang lain kog. Kayak si Paus juga. Haha, kog tiba-tiba ada Paus? Ya, dia juga orang yang lumayan dekat lah dengan kita. Namanya Diah. Jadi, yang dekat dengan Dugong siap-siap punya julukan berupa hewan laut, hahaha. Tapi jangan harap dapat nama Lumba-lumba. Oke.
Kenapa nggak boleh?? Kan lumba-lumba adalah hewan yang disayangi oleh manusia. Ow..gitu to alasannya. Hem,, sekarang ngomong apa lagi ya. Sudah 963 kata ni. Tinggal nulis tulisan yang nggak perlu, lalu nyicil LKTI, nyicil laporan Fiswan, nyicil lapofran Bioper. Dan lain-lain.
Hem,,aku nggak mau yang namanya mikir laporan. Bikin pusing. Lebih baik langsung dikerjain, ntar juga selesai sendiri..

2 komentar: