Me and Friends

Me and Friends
FOSMAN (Forum Scientist Muda Nasional)

Selasa, 14 Mei 2013

1000 kata di 14 Mei 2013


Kini sudah hari kedua. Hari kedua apanya coba?? Hari kedua menunaikan langkah-langkah untuk menjadi penulislah, masak jadi penyanyi. Kini aku bingung mau menulis apa, tapi akan aku paksa, entah nanti apa jadinya tulisanku. Tapi aku juga tidak sabar menunggu 6 bulan lagi. Jika semua tulisanku digabung, ada nyambungnya nggak ya...hahaha..
Oke, sekarang aku mau cerita saat aku kecil. Ya,, ini buat yang mau baca saja sih, karena ceritaku juga tidak penting. Ini hanya sekedar pemaksaan ide saja. Pada waktu aku kecil SD istilahnya aku bercita-cita ingin menjadi guru, dan aku juga sudah bercita-cita untuk kuliah di UNY di Pendidikan Matematika. Aneh nggak sih?? SD sudah punya cita-cita?? Tentu tidak. Tapi, dahulu saat aku SD teman-temanku pada belum punya cita-cita. Setiap mengisi biodata, pasti isinya cita-cita “belum terpikirkan”. Yaah,,maklum lah, anak SD cewek yang pada waktu itu lagi seneng-senengnya tuker-tukeran kertas binder dan pada saling minta meminta biodata. Lalu juga tanda tangan, hemm hampir setiap hari pada mintain tanda tangan, seperti absen aja. Lucunya, setiap tanda tangan, tanda tangannya beda-beda. Tanda tangannya juga hampir sama. Depannya diawali dengan huruf A atau angka 4,,hohoho....
Mengenai hobi, aku waktu kecil hobi banget sama sepakbola. Soalnya aku orangnya suka nendang. Karena dengan nendang tu perasaanku jadi lega. Kalau gitu sifat dasarku kira-kira apa ya?? Keras kah, ngeyelan kah??
Kalau pada waktu olahraga, aku sering sebel sih sama temanku. Pasti olga.nya kasti. Yang cewek jaraaaaaaaang banget sepak bola. Aku pengen banget sih gabung sama yang cowok, tapi...tapi...tapi....
Terus, aku juga sempat bercita-cita menjadi pemain sepakbola sehebat cristiano ronaldo. Yaa,,aku kenal dengan ronaldo tahun 2006. Kenal??? Pernah ketemu?? Ya enggaklah, nonton pertandingannya lah. Pertama kali liat t ronaldo tu ganteng, keren, mainnya bagus lagi. Apalagi saat matanya berkedip. Huuuussshh,,bukan mukhrim!!!
Tapi cita-citaku kandas,karena orangtuaku tidak memperbolehkannya, hemm tidak apa-apalah. Terus juga kau ingin ikut karate, tapi tidak boleh juga. Katanya sih, ibu takut kalau aku tidak kuat menjalani latihan. Okelah..
Sekarang ceritanya nyambung kemana lagi ya...
Ke cita-cita saja deh..
Nah, setiap mengisi formulir dimanapun, dan kapanpun aku selalu mengisi cita-cita dengan guru matematika. Entah, aku suka sekali dengan profesi itu, walaupun pada akhirnya aku masuknya di pendidikan biologi UNY, mleset sedikit tidak apa-apalah. Hahaha...
Lagian dengan masuk di biologi saya mendapati banyak kenalan spesies- spesies baru. Coba kalau masuk matematika, jadi pelupa aku. Setiaphari hanya mencari nilai x, kemarin sudah ketemu hari ini dicari lagi. Padahal abjad ada 26, mengapa yang dicari harus x?
Aku dulu sempat mau mengisi pendidikan fisika, karena disuruh guru les.ku. guru lesku pokoknya baik banget deh. Ngajarinnya dengan penuh cinta, hahaha...
Maksudnya cinta guru ke murid...
Tapi dulu aku bilangnya begini, “lha mas.nya besok masih dijogja gak??”
Katanya sih masih,, terus aku jawab “yaudah, pilihn kedua aku ngisinya fisika, tapi nanti kalau aku masuknya ke fisika, masnya ngajarin aku ya”
Kata beliau “ya, insyaAllah”
Tapi akhirnya aku ngisinya pendidikan biologi aza. Lha gimana ya, aku alergi sama fisika, dari SMP musuhan terus. Jadi inget pas SMP saat di surh maju ngerjain soal nggak tahu rumusnya. Hoaaaammm...
Tapi untung ya,,aku gk jadi masuk fisika. Pas semester 2 saja mas.nya tak cari’in buat ngajarin fisika dasar,, T.T nggak ketemu...
SMA adalah masa-masa paling inidah,,teman-temannya geje semua. Asyik-asyik, bersahabat, dan lain-lain. Hahaha...
Disini, aku mengenal yang namanya KIR. Tapi di sma ini belum KIR belum begitu berkembang, sampai sekarang pun aku belum tahu perkembangannya, Ingin sekali rasanya menjadi pembimbing di SMA ku. Tapi,,aku belum pernah lolos apapun eh. Sebentar lagi pasti bakalan lolos. Santai saja. Jadi kalau aku sudah lolos, aku kan tidak diragukan lagi untuk membimbing adik-adikku. Ceileeeehhh... aku gk sombong lhoo,,, tujuanku ingin lolos tu ya Cuma pengen jadi pembimbing saja. Dimanapun,, biar ilmuku berguna begitu.
Sudah 606 kata yang aku tulis. Sekarang ngoceh apa lagi ya. Oya, kata temanku aku tu orangnya tomboy tapi muslimah. Mana ada??? Ini buktinya... tapi gue nggak ngerasa muslimah tu, aku masih merasa menjadi brandalan. Masih perlu bimbingan juga. Hmm,,jadi kangen bapakku ni. Bapakkk?? Apa kabar?? Semoga bapak baik-baik saja ya,,,
Bapakku tu luar biasa. Haduuh,, sulit dijabarkan deh. Bapak tu orangnya pendiem, tapi perhatian. Aku inget deh, saat aku sakit perut yang teramat sangan pada waktu SD. Aku nggak tahu bapak baca doa apa. Al-fatihah paling ya, lalu ditiupkan ke tangannya dan ditempelkan ke perutku. Perutku langsung sembuh. Subhanallah...
Lalu ini juga, pertama kali aku sholat tahajud, jamaah sama bapakku. Pada saat itu aku juga masih SD. Aku bangun sekitar jam 3 mungkin. Lalu aku wudhu, terus ambil mukena. Aku jejerin bapakku. Aku nggak tahu itu sholat apa saja, banyak benget. Aku asal ngikut saja. Terus di akhir-akhir “nok saiki sholat witir, sholat witir kie ganjil. Iso 1 rakaat, 3 rakaat, sing penting ganjil. Bapak arep 3 rakaat, kowe arep ping piro?” aku memilih 1 rakaat. Nah berarti sholat sendiri-sendiri. Habis sholat witir, adzan deh. Aku sholat dirumah, bapak ke masjid. Dekatkan, aku sama bapakku.?? Pameeerr...
Nggak kog, aku nggak pamer. Aku Cuma menulis apa yang ada di otakku saat ini. Nggak ada maksud apa-apa lho. Hmm,,aku ingin suamiku nanti punya sifat seperti bapakku. Pengennya sih.. malah ngomongin suami. Krik krik krik....
Sudah 839 kata nih, ngoceh apalagi ya. Mau ngomongin sapa ya. Karim benzema aja deh. Dia lagi, dia kan gk punya sifat kyak bapak kamu?? Yeee,,,biarin masalah buat lo??
Enggak juga sih. Dia kan ganteng. Tapi enggak deh, nan jauh disana.
Ingin rasanya punya teman ngobrol. Teman untuk berbagi cerita dalam meraih mimpi bersama. Siapa ya yang mau. Nggak ada pasti. Oya, bagaimana sih untuk meningkatkan rasa percaya diri?? Rasa percaya diriku masih kurang ni. Siapa yang mau nambahin. Atau siapa yang mau menabur benih-benih kepercayaan diri?? Hmm,,aku malah sekarang berpikir, sampai kapan ya aku bisa menulis seperti ini? Sampai kapan ya aku bisa istiqomah? Seharusnya tidak perlu ditanyakan. Jalani seperti air yang mengalir ditengah-tengah aliran. Walaupun terhalang, akan tetap mencari jalan untuk tetap bisa mnegalir. Seharusnya begitu kita hidup istiqomah, mempertahankan azzam. Penting kuwi...
Sekarang sudah 975 kata, sebentar lagi menuju 1000 kata. Cukup sekian ocehan dari saya pada hari ini. Terimakasih buat yang menyempatkan untuk membaca.
Salam Lestari, Salam Konservasi!!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar