Aku hampir lupa dengan tugasku,
yaitu menulis 1000 kata pada hari ke-3. Hampir tidak ada semangat pada diriku.
Padahal ini baru hari ke-3, belum minggu ke-3 atau bulan ke-3. Tapi lebih baik
aku tidak perlu memikirkannya, jalani saja seperti air yang mengalir.
Istiqomah, oke.
Saat ini aku lagi sibuk
mengerjakan LKTI buat ke UNSOED dan juga lagi nungguin pengumuman abstrak yang
di UNNES. Semoga lolos ya, aamiin. Aku mengikuti LKTI di UNSOED bersama rekan
saya dari Fakultas Teknik, namanya Erric. Dia tu orangnya bagaimana ya, baik,
ramah, bersahabat, pinter, dan lain-lain. Orangnya juga teliti. Dia anak UKMP,
tapi pengetahuan tentang keprajuritannya luar biasa, jadi aku bisa belajar juga
dari dia. Hemm, aku juga mau cerita tentang anak-anak UKMP. Mereka tu baik-baik
deh. Sangat peduli dengan mahasiswa- mahasiswa UNY. Buktinya mereka mengadakan
Bidik Karya. Itu berarti mereka tu mau berbagi ilmu. Alhamdulillah, jadi aku
tidak begitu menyesal gagal menjadi anggota UKMP.
Ohya, pada saat aku
mengerjakan LKTI di UKMP bersama rekanku, tiba-tiba ada yang nimbrung dan
memberi arahan. Subhanallah, belum pernah ada orang seperti itu yang tenpa
diminta mereka mau mengajari. Memang, anak-anak disana luar biasa pokoknya. Aku
juga sering merasa bersalah karena aku sudah bolos bidik karya sebanyak 3 kali.
Aku tidak bermaksud bolos, tapi aku beneran nggak bisa berangkat. Aku
sebenarnya pengen ngomong sama kakak-kakak UKMP “jangan berhenti sms aku ya,
untuk mengajak di Bidik Karya”. Takutnya, kalau aku nggak berangkat, nanti
mereka bosen untuk mengajak aku. Semoga tidaklah, dan pasti enggaklah. Mereka
kan orang baik-baik. Aku juga tidak bermaksud untuk suuzon juga.
Aku berharap banget
bisa lolos, supaya bisa melanjutkan misi aku. Aku punya misi besar. Lebih baik,
aku ceritakan disini nggak ya. Cerita aja deh nggak papa. Aku tu pengen jadi
pengajar di pedalaman. Pengeeeeeen banget. Aku pengen membuat indonesia bebas
buta huruf. Aku pengen mencalonkan diri untuk menjadi pengajar di 3T. Hemm..kepanjangan
3T apa ya?? Lupa. Pokoknya ada Tertinggalnya gitu. It’s simple. Simple banget. Hanya
mengajar abjad. Tapi itu dampaknya akan sangat cethar membahana untuk
indonesia. Setelah itu memberi pelatihan-pelatihan, agar mereka bisa memanfaatkan
sumber daya di lingkungannya. Yaah, itulah mimpiku. Tapi persyaratannya untuk
mengajar di 3T harus sudah sarjana. Waw..masih lama donk.
Setelah aku runtut, aku
baca mimpi-mimpiku. Mimpiku hanya diluar mimpi-mimpi orang pada umumnya.
Mungkin hanya sedikit orang yang sadar atau punya cita-cita untuk mengajar di
3T itu. Tapi aku juga tidak begitu tahu sih. Aku juga belum menanyakan hal ini
kepada orang-orang sekitar. Apakah minat mereka? Aku sebenarnya ingin merubah
dunia, wow.. apa-apaan?? Apakah mungkin?? Mungkin saja. Tapi ya, masih bingung
juga, bagaimana caranya??
Sekarang aku bingung
lagi, mau menulis apa. Bingung super bingung. Rasanya semua yang ada di pikiran
aku sudah aku tuangkan semua. Sudah tidak ada lagi serpihan-serpihan yang
tersisa. Oh, ya ampun. Aku tu pengen bisa menulis satu cerpen saja yang bisa
nyaman dibaca oleh orang. Tapi sepertinya aku belum bisa. Katanya nih, kalau
mau bisa menulis bagus, itu harus dari hati. Nah itu, bagaimana caranya supaya
bisa menulis dari hati. Hem, entahlah bingung jadinya. Sepertinya itu harus
mempunyai banyak ilmu, pengalaman, dan kebiasaan. Habits pokoknya. Kembali lagi
ke Habits, Berarti nyambungnya ke Ust Felix lagi. #jlerrrrr....
Ust Felix tu emank luar
biasa deh. Mualaf yang bercita-cita mengislamkan orang islam. Subhanallah.
Beliau tu cerdas banget, pengen deh seperti beliau. Tapi caranya bagaimana??
Hemm..ingin aku menghadiri pengajian Ust Felix, tapi kog ya nggak ada. Kalau Ust
Salim A Fillah sudah pernah. Tapi aku pengennya Ust Felix. Beliau tu emank Ust
Gaul, Ustadznya para remaja. Hahahaha....
Aku tu pengen banget
beli buku-buku Ust Felix. Tapi, nggak punya uang, hehe. Pinjam aja deh punya
teman. Huuuu....nggak modal!!! Haha, biarin. Jadi begini, aku tu juga suka
download video ceramahnya Ust Felix, yang di Inspirasi Iman. Ilmunya tu
benar-benar sangat bermanfaat. Tapi terkadang wifinya error, jadi susah deh.
Bukannya mengeluh, hanya sharing saja kog ^_^. Tapi sampai saat ini aku baru
mempunyai 7 video dan yang paling aku sukai itu yang Man Jadda Wajada, Muhammad
Al-Fatih, Udah Putusin Aja, dan Habits. Kalau yang ceramah Ust Felix tu gampang
nyantholnya. Karena bahasa yang digunakan itu familiar. Bahasanya mudah gitu
lah. Hemm, namanya juga Ust gaul, hehehe..
Hem, aku ngomonginnya
yang baik-baik lho. Ini bukan gosip, tapi kenyataan. Itulah yang aku rasakan.
Simple, mengena, dan mudah diingat. Subhanallah.
Sekarang siapa lagi ya,
Ust Abi Makki. Yang suka nonton acara Assalamu’alaikum Ustadz pasti tahu. Ini
adalah Ust Tabir Mimpi. Lho?? Malah ngomongin tabir mimpi. Bukan itu yang aku
mau omongin. Ceramah dari Ust Abi Makki yang paling mengena adalah saat beliau
memberikan ceramah tentang maaf memberikan maaf. Ada yang tanya, sepertinya
begini pertanyaannya “pak Ust, kalau maaf memaafkan itu setelah puasa ramadhan
atau sebelum puasa ramadhan?”. Terus pak Ust menjawab begini (seingat saya) “lebih
baik meminta maaf sebelum puasa ramadhan, dan memberi maaf sebelum puasa
ramadhan. Karena tidak akan diterima puasa orang yang belum meminta maaf dan
belum memaafkan orang lain”. Nah, sebentar lagi kan mau puasa ramadha, marilah
kita saling meminta maaf dan saling memaafkan. Oke sob !!!
Oya, ada lagi ni, dari
Ust Abi Makki. Terkadang kita sulit memaafkan kesalahan orang lain dan
terkadang juga ada ungkapan seperti ini “Tuhan saja meuj memaafkan kesalahan
hambanya, kenapa kita tidak bisa memaafkan sesama?”. Lalu ada yang menjawab “Dia
kan Tuhan, kita kan manusia, jadi ya beda”. Jadi begini jawabannya, pake
bahasaku sendiri ya. Ya memang beda, tapi memandangnya dari sini. Allah itu kan
suci, Yang Maha Suci saja mau memaafkan kesalahan hambanya sekotor apapun dia,
tapi mengapa kita manusia yang mempunyai banyak dosa (dalam artian kotor) tidak
mau memaafkan kesalahan orang lain??” dan juga ini tidak mau memaafkan orang
itu juga artinya sombong, karena secara otomatis dia merasa tidak pernah
melakukan kesalahan dan dia merasa paling benar. Dan sombong itu akan menjadi
penghuni neraka seperti syaitan yang sombong tidak mau bersujud kepada nabi
adam karena merasa lebih mulia.
Hoaaam, ngomongin Pak
Ustadz nggak sadar, sekarang sudah sampai ke 970 kata. Hem,, inti dari
tulisan-tulisan di atas adalah tentang mimpi besarku dan tentang Pak Ust yang
hebat. Hem, lumayan ya tulisanku ada isinya.
Salam Hijau, Let’s Go
Green !!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar